SEKILAS INFO
: - Selasa, 05-03-2024
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Shallahu’alaihi Wassalam
  • 3 tahun yang lalu / Website Dalam Proses Develop (80%)
Math For Your Life

Halo Octagen ! Salam Edukasi !

Selamat datang di artikel matematika SMAN 8 Tambun Selatan! Bukan untuk menghitung dengan rumus dan pembuktian aksioma, bukan! Mari kita bahas sesuatu yang menyenangkan dan bermanfaat pastinya.

Lho, emangnya ada sisi ‘menyenangkan’ di bidang matematika?

emangnya apa manfaat kita belajar matematika?

Pertanyaan itu cukup untuk menggambarkan betapa tidak menariknya matematika. Mungkin, anda salah satu yang pernah berfikir demikian?

Coba kita amati deretan angka dibelakang koma pada bilangan phi berikut:Gambar Deretan Angka Dibelakang Koma

Bagaimana? Apakah anda tertarik dengan angka tersebut? Atau bahkan malah mengantuk?

Eits, jangan ngantuk dulu! Yuk disimak supaya anda faham, how wonderful math is.

Check this out!

Sebagian orang menyukai matematika, karena memicu adrenalin serta ulahnya yang bikin penasaran dan geregetan. Ketika kita mampu memecahkan suatu permasalahan matematis, betapa bahagianya seolah-olah kita adalah ilmuwan yang begitu mahir bidang eksak, keren banget deh.

Masing-masing kita dilahirkan dengan keunikannya. Ada yang berpotensi dan minat di bidang eksak, ada yang mahir bidang olahraga, kesenian, dan lain sebagainya. Satu sama lain saling melengkapi, satu sama lain saling menguatkan demi terciptanya kestabilan hidup manusia.

Tetapi, percayakah anda? Setiap ilmu pengetahuan di dunia ini tidak terlepas dari konsep matematika, lho.

Saat bangun tidur, kita bertanya “jam berapakah sekarang?’ waktu yang disepakati saat ini berdasarkan perhitungan akurasi yang sesuai dengan rotasi bumi dan revolusi matahari, butuh penelitian yang sangat kompleks dan kolaborasi dari berbagai bidang pengetahuan pastinya.

Saat kita mengirim kabar kepada orang tersayang, kita menggunakan pulsa dan jaringan dunia maya, tentunya membutuhkan proses panjang dan penelitian yang begitu luar biasa hingga tercipta generasi serba teknologi seperti saat ini.

Saat kita beraktivitas, kadar oksigen, karbohidrat, mineral dll terus diolah dalam pernafasan, percernaan dan ekskresi di tubuh kita, dimana kadar kandungan ini dapat dihitung persentasenya dan sisesuaikan dengan kebutuhan tubuh, juga tak luput dari peran matematika.

Atau bahkan saat kita membeli sayur dan ikan segar di pasar, seluruh transaksi yang melibatkan laba rugi, juga butuh peran matematika di dalamnya.

Bahkan baju yang saat ini anda kenakan, setiap detail ukuran dan pemilihan bahan melalui proses pengukuran dan perhitungan sehingga tercipta hasil karya baju yang menunjang penampilan dan nyaman untuk dikenakan.

Ya benar, begitu berartinya matematika bagi kehidupan manusia di muka bumi.

“God used beautiful mathematics in creating the world.” – Paul Dirac

Begitulah kira-kira gambaran dari Paul Dirac, matematikawan dari Inggris yang juga ahli fisika dan elektro. Matematika begitu indah dan bermanfaat dalam berlangsungnya kehidupan manusia di muka bumi.

Kenapa pesawat beribu-ribu ton bisa terbang?

Kenapa menara pisa tidak rubuh meskipun dengan kemiringan 3,99˚?

Bagaimana proses yang dilalui manusia hingga bisa menembus langit ke tujuh di angkasa ini?

Semua pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan konsep matematika yang begitu luar biasa. Masih banyak lagi, tentunya tidak akan habis jika kita bahas di laman ini.

“Mathematics is the language in which God written the universe.” – Galileo Galilei.

Lebih kompleks lagi, Galileo Galilei menggambarkan matematika sebagai bahasa Tuhan menciptakan dunia.

Luar biasa peran matematika di kehidupan manusia. Peran matematika dapat dirasakan manfaatnya berkat para matematikawan. Tetapi, kita bukan ilmuwan dan ahli bidang matematika.

Lalu, apa hubungannya kita mempelajari materi – materi matematika di sekolah?

Kenapa kita harus mempelajari sudut lingkaran? Kenapa kita harus mencari nilai x dan y (kadang z juga ikut-ikutan dicari) yang sampai saat ini masih terus dicari dan dicari tanpa akhir? Dan kenapa kita harus mencari nilai integral yang prosesnya bisa menghabiskan halaman buku tulis?

Oke, mari kita bahas sedikit demi sedikit. Setiap kejadian di muka bumi, mulai dari kejadian yang sifatnya global dan terus dikembangkan, hingga hal terkecil seperti sel-sel dalam diri kita, semua merupakan keajaiban hebat yang diberikan oleh Allah SWT.

Ya benar, sel terkecil dalam diri kita! Luar biasa peran matematika.

Kemudian, kecerdasan kita, intelektual kita, ucapan kita, bisa kita tentukan sendiri sesuai dengan keadaan yang kita hadapi. Dalam pendidikan, kemampuan tersebut disebut kecerdasan metakognitif, yaitu kemampuan untuk mengontrol ranah atau aspek kognitif. Metakognitif mengendalikan enam tingkatan aspek kognitif yang didefinisikan oleh Benjamin Bloom dalam taksonomi Bloom yang terdiri dari tahap ingatan, pemahaman, terapan, analisis dan sintetis dan evaluasi.

Tidak hanya itu, dalam matematika dikenal kecerdasan matematis, antara lain:

Penalaran matematis, komunikasi matematis, pemecahan masalah matematis, pemahaman konsep, pemahaman matematis, berpikir kreatif dan berpikir kritis.

Semua kecerdasan tersebut bisa kita latih dari diri sendiri!

Masa sih? Bagaimana caranya?

Terus berlatih dan berlatih.

Setiap materi pelajaran matematika yang disajikan untuk siswa sudah di atur sedemikian sehingga mampu dipelajari oleh siswa/siswi sekolah berdasarkan jenjangnya. Menghitung menggunakan rumus, pembuktian aksioma, penggunaan definisi dan teorema, semua dilakukan dengan proses berfikir dan penalaran. Setiap proses yang dilakukan secara terus menerus akan memberikan hasil yang optimal.

Layaknya bermain game, kita butuh memahami peraturan dan ketentuan game tersebut hingga akhirnya kita mampu menguasai dan mahir dalam permainan game tersebut.

Kita harus terbiasa berlatih dengan soal-soal matematis supaya kita mampu menguasai dan mahir dalam kecerdasan matematis tersebut. Dimana kecerdasan matematis dapat melatih kecerdasan kita di segala aspek kehidupan. Setiap kecerdasan akan memudahkan kita dalam mengambil keputusan, memecahkan suatu masalah, menemukan inovasi tertentu dan masih banyak peran manusia lainnya di berbagai bidang kehidupan di dunia ini. Bukan hanya diri sendiri yang merasakan manfaatnya, tetapi juga bagi manusia lain bahkan kehidupan manusia di muka bumi.

Seperti matematika, berikanlah manfaat bagi sesama manusia dan kehidupan bersosial.

Karena matematika, kita bisa merasakan kehidupan yang begitu indah dan nyaman.

Dari matematika, kita bisa melatih kecerdasan dan potensi diri kita untuk masa depan yang lebih baik.

Dan dengan matematika, kehidupan terus berkembang dan berinovasi seiring bertambahnya ilmuwan dan matematikawan di dunia ini.

Terus semangat menggali

Penulis: Annisa Dwi Hastuti, S.Pd.

TINGGALKAN KOMENTAR

Data Sekolah

SMAN 8 TAMBUN SELATAN

NPSN : 69982031

Jl. Sasak Bakar Utama RT / RW : 2 / 13, Desa Muktiwari
KEC. Cibitung
KAB. Bekasi
PROV. Jawa Barat
KODE POS 17520
TELEPON -
FAX -
EMAIL sman8.tamsel@gmail.com

Didukung Oleh

Logo Prov Jawa Barat

Cabang Dinas Pendidikan Wil. III
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat